Semoga Anda dalam keadaan sehat dan aman. Belakangan semakin banyak yang mempertanyakan keamanan di sekitar kita, sampai-sampai ada yang bertanya, betulkah bangsa Indonesia masih bangsa yang ramah? Sebab, semakin banyak saja kerusuhan yang tak terkendali. Dari antarpelajar, antaramahasiswa, sampai dengan antarwarga. Ditambah lagi amuk dari rakyat kecil terhadap atasan. Tampaknya emosi masyarakat kita sudah sulit diredam.
Dalam Rubrik GONG edisi kali ini, kami mengangkat protes sosial dari masa ke masa. Di Yogyakarta, misalnya, dikenal tradisi pepe—budaya diam sambil menjemur diri di alun-alun. Tulisan ini bukan bermaksud memperkeruh suasana, melainkan lebih ingin memperlihatkan adanya kesinambungan dengan sejarah. Dalam tulisan ini kita diingatkan bahwa dalam tradisi ada “amuk” yang santun—yang meskipun tujuannya membuat perubahan, diupayakan tidak merusak harmoni. Wawancara dengan sejarawan Prof. Dr. Anhar Gonggong, MA menarik untuk disimak.
Protes sosial memang bisa dengan berbagai cara, tak harus dengan tensi tinggi. Selain yang dilakukan secara tradisi, para seniman juga sudah sejak lama melakukan dengan caranya. Kita tentu tidak lupa bagaimana Iwan Fals menjeritkan ketidakadilan melalui lagu-lagunya, seperti “Omar Bakrie” dan “Bento”. Begitu juga Rendra melalui puisi-puisinya, Putu Wijaya dan N. Riantiarno melalui teaternya, dan Hardi melalui lukisan-lukisannya (Rubrik SENI).
Sebagaimana biasa, Warisan Indonesia—sesuai jargonnya Bacaan Populer Seni dan Budaya—dalam edisi ini menyajikan informasi menarik berkaitan dengan seni dan budaya. Simak, antara lain, tentang bangunan kuno yang merana yaitu Istana Sikka, Flores dan Little Netherland di Semarang, pengobatan boreh dengan membalurkan rempah-rempah khas Bali dan Jawa ternyata sekarang populer di spa, dan sekadar bernotalgia dengan permainan masa kecil gobak sodor.
Terima kasih kami ucapkan kepada pembaca yang banyak memberikan masukan melalui redaksi@warisanindonesia.com. Bila ingin berlangganan, silakan menghubungi marketing@warisanindonesia.com.
Salam hangat,
Rita Sri Hastuti/Pemimpin Redaksi
Taman Permata Cikunir
Blok A9 No.15
Jakamulya
Bekasi Selatan 17146Telp: (021)- 84 999 560, 84 999 561
Fax. : (021) 8497 8837
email : redaksi@warisanindonesia.com
www.warisanindonesia.com












